Tampilkan postingan dengan label Ruang Sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ruang Sastra. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Desember 2011

Tatapan Kosong

Sumber Gambar Dari Sini
Dimanakah letak kemerdekaan itu, sudahkan ia tua renta dan tak bernyawa lagi, atau mungkin dia sudah menjauh dan tak mau bersahabat lagi dengan ku..??? Dulu jemarinya begitu lentik, mengelus asa kobarnya jiwa pemuda, namun aku mengabaikannya. Sekarang cengkramannya begitu menancap ubun-ubun kepala yang berisikan segelas penjabaran. Aku memang bersalah telah membuatnya terluka dan kini ia berbalik melukai diriku sendiri.

Rabu, 23 November 2011

Catatan "Kegelisahan"

Ditengah-tengah kerapuhan hati yang terus merapuk
Aku memang tak punya daya untuk mengais langkah kemarin
Ditengah-tengah kegelisahan yang membahana
Aku memang tak cukup kuat untuk melawan raja tirani
Lalu apa mauku?, tanyaku pada cermin abu-abu yang mulai berkarat

Rabu, 12 Oktober 2011

Panggilan Syurgawi

,Alhamdulillah panggilan ini masih terdengar nyaring
Meskipun terkadang samar-samar digilas langkah-langkah keduniaan
Lirihnya menyeruak masuk melalui celah-celah jendela kamarku
Menggeliatkan hasrat tuk memeluk kedamaian sejati

Ya Allah,,,
Jangan ‘tuli’kan hambamu ini dengan raungan pembangunan zaman
Jangan silaukan mata hamba dengan ringai-bingai duniawi
Bukakan telinga hamba tuk selalu mendengar panggilan syurgawi ini
Sampai hamba tak mampu lagi tuk mendengarnya.. 



 ------------------------@@----------------------
Kutulis saat panggilan adzan berkumandang...!!!

Kamis, 06 Oktober 2011

Rinai Hujan di Peraduan

Aku hanya mencoba memaknai gelisah ini
Aku hanya mencoba memaknai raungan rindu ini
Aku hanya mencoba memaknai tirai waktu yang panjang ini
Aku hanya mencoba memaknai langkah gontai ini
Aku hanya mencoba memaknai kesendirian ini
Aku hanya mencoba memaknai doa-doa yang belum terkabul ini 
Aku hanya mencoba memaknai tangisanmu 

Tangisan yang membuat gelisah ini merajai hari-hari
Tangisan yang membuat raungan rindu ini begitu membuncah
Tangisan yang membuat tirai waktu ini merayap laksana keong balap
Tangisan yang membuat langkah gontai ini bertiarap
Tangisan yang membuat kesendirian ini terasa pedih



Wahai Tuhan, melalui rinai hujan....
Sampaikan isyarat tak terlihat ini untuknya
Sampaikan dzikir-dzikir cinta ini untuknya
Sampaikan nafas cinta ini untuknya.

                                             for my beloved wife
-----------{~~~@@~~~}-----------
sumber gambar : waggarlife.wordpress.com