Beberapa hari yang lalu saya membaca sebuah artikel menarik tentang melalaikan sholat. Secara ringkas si penulis tersebut menceritakan bahwa awalnya ia adalah orang yang sering melalaikan sholat dikarenakan kesibukannya mengembangkan usaha. Sampai suatu saat ia memiliki jadwal pertemuan dengan calon klien besarnya di Jakarta, dimana waktunya sangat tidak efisien dan tidak memungkinkan. Karena kebingungannya lalu ia menceritakan hal tersebut pada kawannya, dan kawannya tersebut memberi masukan untuk memperbaiki jadwal sholatnya. Meskipun ia berat hati dan berfikir tidak ada korelasinya, namun karena tidak ada pilihan lain, maka ia pun menjalankan saran dari temannya tersebut, sampailah akhirnya ia mendapatkan kelonggaran dari Allah SWT, jadwal pertemuan dengan klientnya seolah tersusun sendiri tanpa ia minta, sehingga pertemuannya dengan kliennya di Jakarta terlaksana dengan baik, dan lebih efisien.
Kamis, 28 Januari 2016
Melalaikan Sholat Identik dengan Berantakannya Hidup
Kamis, 18 April 2013
Pelecehan Seksual “Bukti Kemunduran Akhlak”
Selasa, 11 Desember 2012
Kita adalah Penentu Pilihan
Kita yang harus menentukan sesegera mungkin untuk berubah, sebelum keadaan yang memaksa kita harus berubah. itulah sedikit ungkapan yang berupaya saya tanamkan di benak saya saat ini. Sebuah ungkapan yang simple, namun sangat memotivasi diri. Maksud dari ungkapan tersebut pun begitu jelas, bahwa terkadang kita lalai, kita lupa, kita telalu keenakan dengan segala apa yang kita lakukan saat ini, tanpa berupaya berfikir lebih lauh akan menjadi seperti apa kita di masa yang akan datang.
Menurut salah seorang motivator asal Yogyakarta yaitu Mas Saptuari Sugiharto sang Pemilik Kedai Digital, beliau mengemukakan dalam sebuah Talk Shownya di Kick Andy mengemukakan bahwa ada banyak pilihan yang akan membuat seperti apa kita di masa yang akan datang. Soal pembagian waktu merupakan salah satu hal yang harus segera kita tentukan dan kita menej dengan baik. misalnya saja seorang mahasiswa kebanyakan menghabiskan waktu kuliahnya 6 jam dalam sehari, selebihnya dipakai untuk pacaran, jalan-jalan, nongkrong-nongkrong dan melakukan hal-hal yang terkadang tidak ada manfaatnya untuk masa depan.
Selasa, 17 Juli 2012
Do’aku Menjelang Ramadhan
Minggu, 01 Juli 2012
Kognitif vs Afektif
Jumat, 18 Mei 2012
Ayooo Indonesia Go Blog..!!!
Kamis, 03 Mei 2012
Lakukan yang Terbaik “Sekecil Apapun..!”
Kamis, 27 Oktober 2011
Olah Raga, Olah Rasa dan Olah Pikir
![]() |
| Gambar Pinjaman dari Google!! |





